Rabu, 31 Mei 2017

Selasa, 30 Mei 2017

RECOUNT TEXT

Characteristics of Recount Text
A recount text is a text that telling the reader about one story, action or activity. Its goal is to entertaining or informing the reader.

Orientation tells who was involved, what happened, where the events took place, and when it happened.
Example:
When I was in junior high school, I was not a very dilligent student.

Events (event 1 and 2) tell what happened and in what sequence.
Example:
Once, my teacher grounded me in the library because I did not do my Biology homework.

Reorientation consists of optional-closure of events/ending.
Example:
After I read the book, I realized that science is useful for human kind.

The features are including   Who?   Where?   When?   Why?, noun or pronoun, and past tense.
Example:
I, at home, last night, a book, I took,...

Penjelasan Lebih Lanjut

Teks recount merupakan jenis teks yang kontennya melaporkan peristiwa, kejadian, atau kegiatan yang menimpa seseoran, atau berupa pengalaman seseorang. Tujuan teks recount adalah untuk memberitahukan atau hiburan.

Teks recount umumnya memiliki struktur:
Orientation, pendahuluan atau pembuka berupa pengenalan tokoh, waktu dan tempat.
Events, rangkaian kejadian/peristiwa.
Reorientation, penutup ungkapan-ungkapan yang menunjukan peristiwa/kejadian/kegiatan sudah selesai.
Komentar pribadi akan peristiwa yang diutarakan, sifatnya opsional.

Teks recount sering menggunakan unsur kebahasaan tertentu, antara lain:
Noun tertentu sebagai kata ganti orang, misalnya Nina Surtina, Wawan Munawar, Wina Aulya Munawar, Syahar Ramadhania Munawar, Zein Tsalitsa Munawar, dsb
Individual participant, terfokus pada kisahan partisipan (pelaku) tertentu yang spesifik.
Past tense, menggunakan kata kerja bentuk lampau, misalnya went, ran, ate, dsb.
Time connective dan conjunction untuk mengurutkan kejadian, misalnya after, before, soon, then, after that, dsb.
Action verbs, kata kerja yang menunjukkan peristiwa atau kejadian, misalnya stayed, climbed, dll.
Adverb dan adverb phrases untuk menunjukan tempat, waktu, dan cara, misalnya, yesterday, last week, at home, slowly, carefully, dll.


Contoh:



NARRATIVE TEXT

What Is a Narrative Text ?
 A. Purpose: To entertain listeners or readers with a true experience or an imaginary one. The        characteristic of the text is marked by conflict and resolution.
  B.  Text structure is indicated by :
·         Who, where, action verbs.
·         Linking words, specific characters.
·         End of the story’s conflict.
·         Coda : changes that accurred and the moral of the story.

Penjelasan Lebih Lanjut:
                
Teks narrative merupakan jenis teks berupa cerita atau dongeng yang bertujuan menghibur pembaca. Ciri utama teks narrative adalah terdapatnya masalah (atau hal yang dianggap masalah atau pelik) dan langkah yang diambil untuk merespon masalah tersebut ini umumnya berupa solusi atau penyelesaian. Konten teks narrative dapat berupa cerita khayalan atau kisah nyata yang mendapatkan bumbu-bumbu perekayasa.

Teks narrative umumnya memiliki struktur:

  •      Orientation, pendahuluan atau pembukaan berupa pengenalan tokoh, waktu, dan tempat.
  •      Complication/crisis, pengembangan konflik atau pemunculan masalah.
  •   Resolution, penyelesaian konflik atau langkah yang diambil untuk merespon masalah.
  •   Reorientation, penutup- ungkapan-ungkapan yang menunjukkan cerita sudah berakhir, ini sifatnya  opsional.
  •   Coda, perubahan yang terjadi pada tokoh dan pelajaran yang dapat dipetik dari cerita; sifatnya            opsional.


Teks narrative sering menggunakan unsur kebahasaan tertentu, antara lain:
  •      Noun tertentu sebagai kata ganti orang, hewan, dan benda dalam cerita, misalnya stepmother, household, dsb.
  •       Individual participant, terfokus pada kisahan partisipan (pelaku) tertentu yang spesifik.
  •      Past tense, menggunakan kata kerja bentuk lampau, misalnya went, ran, ate, dsb.
  •    Time connective dan conjunction untuk mengurutkan kejadian, misalnya after, before, soon, then, after that, dsb.
  •    Action verbs, kata kerja yang menunjukkan peristiwa atau kegiatan, misalnya stayed, climbed, killed, dll.
  •    Saying verb dan thinking verbs, kata kerja yang menunjukkan pelaporan atau ujaran, misalnya said, told, promised, though, understood, dsb.


Contoh:



Minggu, 21 Mei 2017

PROCEDURE TEXT

                                                              What is a Procedure Text ?
The Procedure Texts tell us how something is done through steps or actions. The examples are when we follow the instructions of a recipe on television, read a manual on, how to turn on a CD player, do a simple scientific experiment, etc.

The structure of a procedure text :
  •  Goal/purpose
  • Materials (precise information, how long, how many, what type)
  • Steps: What to do

Penjelasan lebih lanjut

Teks procedure bertujuan untuk memberi petunjuk tentang langkah-langkah/metode/cara-cara melakukan sesuatu. Teks procedure umumnya berisi tips atau serangkaian tindakan atau langkah dalam membuat suatu barang atau melakukan suatu aktifitas. Teks procedure dikenal juga dengan istilah directory.
Teks procedure umumnya memiliki struktur:
  •          Goal, tujuan kegiatan.
  •          Materials, bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat suatu barang/melakukan suatu aktifitas, sifatnya opsional.
  •       Steps, serangkaian langkah.

Teks procedure sering menggunakan unsur kebahasaan tertentu, antara lain:
  •      Imperative, kalimat-kalimat perintah, misalnya go, sit, don’t put, don’t mix, dsb.
  •      Action verb, kata kerja yang berhubungan dengan aktifitas fisik atau intelektual, misalnya mix, turn, don’t, put, dsb.
  •     Connective of sequence, misalnya then, while, next, dll.
  •     Numbering, angka-angka yang menunjukkan urutan kegiatan, misalnya first, second, third, dst.


Contoh:





Perhatikan video berikut ini: